PAPUA, TUAN RUMAH PON XX PAPUA 2021

     Aku, Kamu, dan Kita Semua ,“Torang Bisa!"

.....

Di timur matahari mulai bercahaya bercahaya

Bangun dan berdiri kawan semua semua

.....

Hallo sobat semua, pasti ingatkan dengan penggalan lirik di atas?

Yap tepat sekali, lirik tersebut berasal dari lagu Di Timur Matahari karya W.R. Supratman. Lirik di atas juga memberi makna bahwa harapan akan selalu ada. Sama halnya dengan pelaksanaan PON XX Papua 2021, sang mentari harapan baru dari timur yang pastinya akan memberikan optimisme dan pembelajaran baru juga.

Suara terbanyak yang diperoleh Papua pada pemungutan suara calon tuan rumah PON ke-20 menjadikannya sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional XX tahun 2020. Ajang ini pada awalnya akan diadakan pada tahun 2020, namun penyelenggaraannya ditunda karena pandemi COVID-19. .

Meskipun kegiatan PON XX Papua 2021 digelar dalam situasi pandemi, namun tak menyurutkan antusiasme peserta dan masyarakat untuk turut menyaksikan dan mendukung perhelatan akbar PON XX PAPUA 2021 yang akan dilaksanakan pada 2-15 Oktober 2021 di Provinsi Papua.

Mengulik lebih jauh mengenai PON XX PAPUA 2021, mari kita intip berbagai hal menarik dan keseruan yang ada di PON XX PAPUA 2021. Check it out!

Maskot PON XX PAPUA 2021


Sumber: https://www.instagram.com/ponxx2020papua

KangPho dan Drawa terpilih menjadi maskot PON XX Papua 2021. KangPho dan Drawa merupakan representasi dari keunikan dan kekhasan Papua, mereka adalah hewan endemik asli Papua. KangPho sebagai wujud dari Kanguru Pohon Mantel Emas (Dendrolagus pulcherrimus) yaitu sejenis kanguru-pohon yang hanya ditemukan di hutan pegunungan Papua. Selanjutnya, Drawa mewakili burung cendrawasih (Paradisaeidae), si burung surga yang menjadi daya tarik Papua karena keindahan yang dimilikinya.

Cabang Olahraga PON XX PAPUA 2021

Dilansir dari laman website dan instagram PON  XX PAPUA 2021, sebanyak 6.442 atlet dari 34 provinsi siap bertanding di PON XX PAPUA 2021, dengan total terdapat 37 cabang olahraga yang dipertandingkan dengan 56 disiplin cabang olahraga, dan 679 nomor pertandingan/perlombaan. Cabang olahraga tersebut akan dibagi berdasarkan 4 klaster, yaitu:


1.         Kota Jayapura

Kota ini menjadi tempat berlangsungnya pertandingan 16 cabang olahraga. Cabang olahraga tersebut adalah Akuatik, Selam, PABBSI, Baseball/Softball, Sepak Takraw, Bola Voli, Bulu Tangkis, Dayung, Layar, Sepak Bola, Sepatu Roda, Taekwondo, Karate, Tenis, Tinju dan Aerosport.

 

2.         Kabupaten Jayapura

Kabupaten Jayapura menjadi lokasi pertandingan untuk 14 cabang olahraga, yakni Akuatik, Selam, Senam, Menembak, Kriket, Hoki, Sepakbola, Baseball/Softball, Panahan, Kempo, Muaythai, Aerosport, Pencak Silat, dan Rugby.

 

3.         Kabupaten Mimika

Di Mimika, akan mempertandingkan 9 cabang olahraga. Kesembilan cabang olahraga tersebut adalah Panjat Tebing, Billiar, Tarung Derajat, Aerosport, Atletik, Bola Basket, Bola Tangan, Futsal, dan Judo.

 

4.         Kabupaten Merauke

Kabupaten Merauke terpilih menjadi tempat pelaksanaan pertandingan 6 cabang olahraga, yaitu Bermotor, Gulat, Wushu, Sepak Bola, Anggar, dan Catur.

 

 

Gebyar dan PONDEMI


Sumber: https://www.instagram.com/ponxx2020papua


Tak hanya rangkaian pertandingan olahraga saja, pada PON XX Papua 2021 juga menyajikan acara “Gebyar” yaitu acara hiburan masyarakat yang telah berlangsung pada 19 juni lalu bertempat di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua. Acara Gebyar mengadirkan 35 band dan penyanyi jayapura, penampilan berbagai komunitas kesenian Papua dan turut juga dimeriahkan oleh musisi nasional, yakni Kotak dan Ras Muhamad. Serta terdapat berbagai kompetisi menarik, antara lain Quiz Seputar PON XX PAPUA 2021, Insta Photo Contest, WII Sport Games Competition, juga tak ketinggalan dengan grandprize dan doorprize.


Selain itu, ada kegiatan PONDEMI yang menawarkan berbagai program seru. Mulai dari Virtual Ride & Run, Kelas Inspirasi, Stand Up Comedy, Kompetisi Blogger, Torang Show dan Kolaborasi Anak Negeri, serta adanya hadiah jutaan rupiah. Program PONDEMI dapat memberikan insight baru dan meningkatkan kreativitas masyarakat, terutama di situasi pandemi saat ini.

...

Sobat semua, tak lengkap rasanya jika kita hanya membahas PON XX Papua 2021 tanpa membahas pariwisata dan budaya masyarakat Papua. Oh ya, dengan pelaksanaan PON XX PAPUA 2021 yang akan dilaksanakan di Papua, juga bertujuan untuk memperkenalkan berbagai pesona Papua ke khalayak luas. Selain itu melalui ajang ini, diharapkan mampu meningkatkan kembali berbagai sektor kehidupan, baik sektor pariwisata, ekonomi, maupun pendidikan.

Melalui PON XX PAPUA 2021, nantinya akan memberikan kesan yang indah dan tak terlupakan bagi masyarakat. Sehingga akan banyak wisatawan baik dalam maupun luar negeri yang menjadikan Papua sebagai tujuan wisata. 

Kerajinan tangan khas Papua yang banyak diburu oleh para wisatawan dapat meningkatkan sumber penghasilan dan ekonomi masyarakat Papua. Dan dengan adanya para wisatawan ini juga mampu mengajarkan hal baru, seperti cara bersosialisasi, berkomunikasi, bertata krama, serta berbagai ilmu yang belum pernah diperoleh.

Keindahan dan keeksotisan Papua tergambar jelas melalui lirik lagu “Aku Papua” dari Franky Sahilatua. Nah buat kalian yang belum tahu, berikut cuplikan liriknya:

....

Tanah Papua tanah yang kaya

Surga kecil jatuh ke bumi

Seluas tanah sebanyak madu

Adalah harta harapan

.....

Nah bagaimana? Pastinya membuat para wisatawan sangat tertarik untuk berkunjung ke Papua.

Well, sebelum berkunjung ke Papua, kita harus mengetahui destinasi wisata apa saja yang akan kita kunjungi ketika berada di Papua. Untuk itu, ada beberapa rekomendasi pariwisata andalan Papua yang wajib dikunjungi, terutama untuk si petualang dan generasi millenial yang instagramable. Yuk simak selengkapnya!

Pantai Bosnik

Sumber: devanstorial.blogspot.com

Buat Sobat si pecinta pantai, boleh banget berkunjung ke Pantai Bosnik. Pantai Bosnik berada di sisi timur Pulau Biak, yakni di Desa Woniki, Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. Pantai ini menawarkan keindahan yang menakjubkan. Air laut yang jernih dan putih pasir pantai menjadikannya sebagai daya tarik  dan diminati oleh para wisatawan.


Bagi yang ingin bersantai dan beristirahat, maka dapat menyewa saung yang berada di sekitar pantai. Tak hanya sekedar berjemur dan menikmati pantainya, para wisatawan juga dapat berenang dan snorkeling untuk menyaksikan pemandangan bawah laut yang luar biasa, tetapi harus tetap hati-hati karena pantai ini memiliki arus yang deras dan berseberangan langsung dengan Samudera Pasifik. 

Markas Avengers

 

Sumber: https://www.instagram.com/ponxx2020papua


Monumen kapsul waktu yang berada di kabupaten Merauke kerap dijuluki sebagai “Markas Avengers-nya Indonesia”. Ya, ini karena monumen kapsul waktu memiliki bentuk yang mirip dengan markas superhero dalam serial televisi yaitu Avengers. Monumen yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 16 November tahun 2018 silam melambangkan ekspedisi yang menyimpan pesan, harapan, mimpi, dan cita-cita anak-anak Indonesia dari 34 provinsi. Terdapat tujuh mimpi anak-anak muda yang disimpan di dalam monumen kapsul waktu dan nantinya monumen ini akan dibuka pada 17 Agustus 2085, yakni tepat 70 tahun dari ide awal pembuatannya pada 17 Agustus 2015.


Meskipun memiliki kemiripan dengan Markas Avengers, ternyata rancangan dari monumen ini terinspirasi dan mengadopsi unsur budaya Papua. Monumen kapsul waktu di desain oleh arsitek bernama Yori Antar. Desain terinspirasi dari unsur pertahanan suku-suku di Papua yaitu berupa tombak, tameng, dan menara penjaga (kayou) yang bermakna sebaga penjaga cita-cita Indonesia yang berada dalam kapsul waktu tersebut. Desain juga terinspirasi dari menara perang Suku Dani, dimana terdapat bentuk penjagaan dari lima suku asli Merauke, yaitu Mandobo, Muyu, Mappi, Malind dan Auyu yang ditunjukkan oleh lima akses masuk bangunan. Monumen ini memiliki panjang 45 meter, lebar 17 meter, dan tinggi 8 meter yang merepresentasikan tanggal, bulan, dan tahun Indonesia merdeka.

Lembah Baliem dan Pegunungan Jayawijaya


        Sumber: aryatour.wordpress.com                        https://www.instagram.com/ponxx2020papua


Lembah Baliem merupakan lembah di Pegunungan Jayawijaya. Situasi perkampungan tradisional masih sangat terasa di Lembah Baliem, itu terlihat dari rumah para warga yang berbentuk rumah tradisional Papua (rumah Honai). Suasana ini semakin terasa ketika ada Festival Lembah Baliem, yaitu acara perang antar Suku Dani, Suku Lani, dan Suku Yali. Berbagai atraksi dapat disaksikan pada Festival Lembah Baliem, diantaranya adalah tari dan musik tradisional, masak tradisional, perang-perangan, seni merias tubuh dengan menggunakan aksesoris suku Dani, dan beragam kerajinan tangan khas Papua juga ditampilkan. Festival Lembah Baliem diadakan selama tiga hari di bulan Agustus. Kebudayan Papua turut dilestarikan dan dipromosikan melalui festival ini.


Setelah menyaksikan Festival Lembah Baliem, kita bisa melanjutkan perjalanan dengan mendaki Pegunungan Jayawijaya. Pegunungan Jayawijaya terkenal sebagai pegunungan tertinggi di Indonesia dengan Puncak Jaya sebagai puncak tertingginya (4884 mdpl). Karena ketinggiannya, maka terdapat gletser yang disebut dengan salju abadi pada Puncak Jaya. Namun, keberadaan gletser ini terancam hilang karena perubahan iklim dan pemanasan global.

...

Oh ya, berbicara mengenai Papua dan Pekan Olahraga Nasional, ternyata Papua juga memiliki segudang atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama Papua maupun Indonesia di berbagai ajang kejuaraan, baik tingkat regional, nasional, dan internasional. Nah tiga diantaranya ialah sebagai berikut.

 

1.    Stevani Ibo


Sumber: https://www.instagram.com/ponxx2020papua


Stevani Maysche Ibo atau dikenal juga dengan Stevani Ibo merupakan atlet dayung putri asal Papua. Pada PON ke-19 tahun 2016 yang berlangsung di Jawa Barat, ia memperoleh 2 medali emas. Dalam ajang Asian Canoe Sprint Championship, Stevani berhasil meraih medali emas nomor kayak putri 200 meter dan 500 meter. Ia juga kembali menyumbangkan medali emas bagi Indonesia untuk kategori kayak tunggal putri 200 meter dan 500 meter di ajang Sea Games Filipina 2019. Tak hanya itu, masih banyak prestasi yang dimiliki Stevani di bidang olahraga dayung, dan kini Stevani tengah mempersiapkan diri untuk mewakili Papua dalam mengikuti kejuaraan PON XX PAPUA 2021.


2.    Boaz Solossa


Sumber: https://www.instagram.com/ponxx2020papua


Siapa yang tak kenal dengan Boaz Solossa? Se-Indonesia pun sudah pasti tahu dengan atlet sepakbola ini. Pria kelahiran Sorong yang memiliki nama lengkap Boaz Theofilius Erwin Solossa  telah menorehkan berbagai prestasi dalam dunia sepakbola dan ini tentunya telah membanggakan Papua dan Indonesia. Memiliki teknik dan skill yang tinggi menjadikannya sebagai salah satu striker terbaik Indonesia yang mampu bersaing dengan striker asing. Dalam berbagai kejuaraan sepakbola, ia berhasil membawa tim-nya untuk menjuarai ajang tersebut. Tak hanya itu, Boaz juga tercatat sebagai pencetak gol terbanyak pada PON ke-16 bersama Tim PON Papua tahun 2004 silam. Saat ini, Boaz Solossa terpilih sebagai Duta PON XX PAPUA 2021.

 

3.    Raema Lisa Rumbewas


Sumber: https://www.instagram.com/ponxx2020papua

Raema Lisa Rumbewas terlahir dari pasangan atlet yaitu Levi Rumbewas yang merupakan seorang binaragawan terbaik Indonesia dan Ida Korwa yang juga seorang lifter. Dengan latar belakang keluarga atlet membuatnya juga mencintai dunia olahraga. Raema Lisa Rumbewas dikenal sebagai atlet putri angkat besi Indonesia. Berbagai kejuaraan dan prestasi telah diraihnya. Ia berhasil meraih 3 medali olimpiade secara beruntun, yakni medali perak pada ajang Sea Games XXI tahun 2001, medali perak Olimpiade Sydney tahun 2002, dan medali perak Olimpiade Athena 2004 untuk kategori angkat besi putri kelas 53 kg grup A. Tak hanya itu, tentunya masih banyak prestasi lainnya yang dimiliki oleh Raema Lisa Rumbewas.

        ...

Sobat semua, itulah mengenai Papua dan PON XX PAPUA 2021. Masih banyak pesona dan keunikan Papua yang belum kita bahas di sini. Untuk membahasnya tidaklah cukup dengan kata-kata, berlembar kertaspun belum tentu bisa menampung semua cerita tentang Papua. Memang benar jika Papua dikatakan laksana surga kecil yang jatuh ke bumi.

Mari kita kembali ke Pelaksanaan PON XX PAPUA 2021 yang tinggal menghitung hari. Dengan adanya ajang ini, maka diharapkan mampu meningkatkan sinergitas dan semangat para pemuda khususnya di bidang olahraga. Kegigihan, ketekunan, kedisiplinan, dan sportifitas harus tetap dijunjung tinggi, juga tentunya tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai rintangan.

Salam PON XX PAPUA 2021! Aku, Kamu, dan Kita semua,“Torang Bisa!”.

 

Referensi:

Ø  https://id.wikipedia.org

Ø  https://indonesia.go.id

Ø  https://www.medcom.id

Ø  https://www.instagram.com/ponxx2020papua

Ø  https://www.ponxx2020papua.com



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nanda's Takeaways from The 12th ICoICT 2024

Sefruit Cerita Mahasiswa Semester Akhir (Eps. 2)

Ini Harapan atau Ekspektasi Ya?